Profile YCPA

Fibriyani Elastria

Fibriyani Elastria

Si Bumble Bee

Berbagai faktor yang tidak mendukung rupanya tidak menjadikan Fibri lantas putus asa. Wanita muda ini mengambilalih posisi pemberi nafkah bagi keluarganya ketika usaha ayahnya terkena dampak krisis moneter 1998 di usia yang masih terbilang muda. Namun, hal tersebut tidak lantas menjadikan kariernya mandek atau passion-nya terabaikan. Salute!

Prinsip Hidup yang Unik

"Salah satu prinsip hidup saya adalah "Be a Bumble Bee", tidak pernah membiarkan orang lain mengatakan kita tidak bisa mencapai cita-cita kita karena tidak ada yang mustahil selama kita berusaha. Sepanjang hidup saya, mimpilah yang membuat saya bergerak maju. Hambatan dan tantangan adalah batu loncatan untuk lebih maju karenanya.

"Jujur, awalnya saya tidak tahu ingin menjadi apa. Despite being a cum laude graduate from Architecture Engineering ITB, the only thing that I knew when I graduated was that I do NOT want to be an architect!

"Akhirnya, mencoba jujur pada diri sendiri, namun dengan bekal pengetahuan yang masih sangat minim mengenai dunia kerja, saya memutuskan untuk melamar pekerjaan di bidang Human Resources – Organization Development, karena saya merasa memiliki passion untuk bertemu dengan banyak orang dan bukannya duduk manis di belakang meja. Jadilah awal bekerja, saya bergabung di Divisi HR-OD Astra Int'l Isuzu," kenang Fibri.

Tujuan Karier

"Tahun-tahun selanjutnya, saya tumbuh dan berkembang di dunia FMCG (Fast Moving Consumer Goods), mulai dari Nestle, Procter & Gamble (P&G), dan Coca-Cola. Hingga, saat ini, saya memegang posisi sebagai Vice President Corporate Branding, Marketing & Communication di PT. Asuransi Jiwa Sequis Life.

"Menjadi seorang wanita karier yang sukses sudah menjadi ambisi saya sejak awal, bahkan sebelum saya terjun ke dunia kerja. Namun, seiring saya bertumbuh dan berkembang secara profesional, ambisi saya pun turut berkembang.

"Ke depan, saya bukan hanya ingin mencapai posisi puncak di dunia karier, namun lebih daripada itu, saya memiliki aspirasi untuk dapat membagikan pengalaman, pemikiran, nilai-nilai dan pembelajaran yang saya alami. Mudah-mudahan sih, dapat menjadi inspirasi bagi para wanita yang juga sedang meniti kariernya.

"I want them to know that it's totally OK to dream high, but even more importantly is to put their belief that those dreams can be achieved as long as they put their mind, heart and energy in making them happen. Nothing is too impossible to be true.. Believe You Can!" tegas Fibri.

Selalu Butuh Tantangan

"Ketika tawaran mengikuti ajang YCPA datang, jujur saat itu saya merasa butuh suatu challenge baru karena saya baru saja kembali dari cuti melahirkan dan merasa seakan-akan hidup saya hanya berputar di antara 2 hal: pekerjaan dan mengurus anak.

"Jangan salah, kedua hal tersebut saya jalani dengan penuh excitement dan tentunya juga sangat melelahkan. Karena hal itu pulalah, saya merasa butuh untuk mencari 'warna' baru dalam kehidupan saya, meskipun artinya sama dengan menambah complication hidup yang sebenarnya sudah cukup kompleks (karena ternyata saya harus mengikuti karantina sementara saya masih memberi ASI eksklusif bagi bayi saya yg saat itu masih berusia 6 bulan).

"Akhirnya, saya memboyong ‘pasukan’ sendiri yang terdiri atas bayi saya, suami, mama dan baby sitter yang ikut menginap di hotel tempat karantina. Tapi semua saya jalani dengan happy karena saya sadar hal itu adalah konsekuensi dari keputusan yang telah saya ambil," cerita Fibri.

YCPA Sejalan dengan Passion-nya

"Satu hal yang sangat berharga dari ajang ini adalah kesempatan untuk melakukan networking dengan para wanita professional yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing. Saya memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai profesi 'unik' yang bahkan belum pernah saya dengar sebelumnya, dan melakukan eksplorasi bagaimana kami dapat berkolaborasi di kemudian hari.

"Selain itu, saya juga memperoleh beberapa sahabat baru yang dalam waktu begitu singkat, kami dapat memiliki hubungan pertemanan yang begitu solid karena ternyata kami memiliki background serupa.

"Dari ajang YCPA ini juga saya memperoleh kesempatan untuk melakukan beberapa sharing mengenai karier melalui tulisan di blog Caring Career. Hal ini sejalan dengan passion saya untuk dapat berbagi kisah dan pengalaman serta pemikiran kepada para wanita professional lainnya, yang saya harap dapat menjadi suatu inspirasi bagi mereka bahwa seorang wanita dapat membangun mimpi setinggi bintang di langit, dan mewujudkannya selama mereka percaya bahwa mereka bisa!” ujar Fibri.

Caring Colours di Mata Fibri

"Saya sudah tahu mengenai brand Caring Colours, tapi baru mulai menggunakan produk Caring setelah YCPA. Sejauh ini, saya merasa cukup puas. Saya menggunakan True Matte Foundation, Dual White Cake dan dark brown eye shadow yang saya gunakan sebagai eye brow filler. Produk favorit saya adalah Dual White Cake karena dapat melapisi wajah dengan baik tanpa terlihat seperti memakai 'topeng' serta terasa ringan di kulit," kata Fibri.

 

YCPA 2011

Anita Feng

Anita Feng

Marketing Manager Consumer

 
   
 
 
Cindy Sally Edina

Cindy Sally Edina

Financial Consultant

 
   
 
 
Deborah Dewi, SiP, CG

Deborah Dewi, SiP, CG

Graphologist (Handwriting Analyst), Business Development Associate Partner & Personal Brand Manager

 
   
 
 
Fibriyani Elastria

Fibriyani Elastria

Vice President of Corporate Branding, Marketing & Communication

 
   
 
 
Kartika Hariyani

Kartika Hariyani

Diplomat

 
   
 
 
Marlina "Marlin" Yenny Sugama

Marlina "Marlin" Yenny Sugama

Producer/Writer

 
   
 
 
Pradita Astarina

Pradita Astarina

Analyst in President’s Delivery Unit for Development Monitoring and Oversight

 
   
 
 
Riezka Rahmatiana

Riezka Rahmatiana

owner CV Riezka giga pratama & Founder Justmine pisang ijo

 
   
 
 
Rinny

Rinny

Senior Consultant Accenture